Leadership Alignment & Team Building 2026 di Universitas Galuh, Ciamis, 27–28 September 2026

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kepemimpinan Unigal periode 2026–2030. Fokusnya bukan hanya membangun kekompakan, tetapi mendorong pimpinan fakultas dan unit untuk menyamakan arah, membuka ruang kolaborasi, serta menerjemahkan gagasan menjadi program yang dapat dijalankan. Nara sumber : 1. Mayjen.TNI Marinir. Werijon, M.Han.,CIQnR., CIQaR 2. ⁠Assoc. Prof. Dr. Tatiek Ekawati Permana, S. Sos.,M.M 3. Teten Rustendi, Skep., Ners, M.Kes., M.Kep 4. Ahmad Mundzir, SE., M.M., C. AIP., C.CSME Perbedaan latar belakang keempat narasumber memberi ruang pembahasan kepemimpinan dari sejumlah sisi. Kepemimpinan dibicarakan bukan sebatas kemampuan memberikan instruksi, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin memahami orang lain, mengelola perbedaan, membangun kepercayaan, mengambil keputusan, dan menjaga tim tetap bergerak menuju tujuan bersama. Selama dua hari, peserta berhadapan dengan aktivitas yang menguji komunikasi, kepercayaan, penyelesaian masalah, kolaborasi, hingga pengambilan keputusan. Pengalaman tersebut kemudian dibawa ke sesi refleksi agar peserta dapat membaca kembali cara mereka bekerja dan berinteraksi sebagai bagian dari satu organisasi. Bagian penting lainnya adalah penyusunan inisiatif strategis. Pimpinan fakultas dan unit didorong mengidentifikasi persoalan maupun peluang di lingkungannya, kemudian menyusun langkah yang realistis untuk menjawabnya. Program yang disusun tidak diarahkan berhenti sebagai gagasan. Setiap inisiatif akan dikaitkan dengan rencana aksi, kolaborasi, indikator kinerja, dan target yang dapat dipantau dalam periode 180 hari. Dengan cara itu, hasil kegiatan dapat dilihat dari perubahan yang benar-benar berjalan setelah pertemuan selesai. Bagi Universitas Galuh, kebutuhan membangun kepemimpinan kolektif berkaitan dengan perjalanan institusi hingga 2030. Fakultas dan unit memiliki fungsi berbeda, tetapi keputusan pada satu bagian kampus dapat berpengaruh terhadap mahasiswa, layanan akademik, kerja sama, reputasi institusi, maupun hubungan universitas dengan masyarakat. Karena itu, tantangan kepemimpinan kampus bukan sekadar melahirkan orang yang mampu memimpin unitnya sendiri. Yang dibutuhkan juga kemampuan bekerja melintasi batas fakultas dan bidang kerja, terutama ketika persoalan pendidikan tinggi semakin membutuhkan kolaborasi. Leadership Alignment & Team Building 2026 mencoba memulai proses tersebut dari jajaran pimpinan. Ujian sebenarnya justru datang setelah kegiatan 27–28 September berakhir: sejauh mana kesamaan arah yang dibangun di Kampus Universitas Galuh dapat berubah menjadi keputusan, kolaborasi, dan program yang dirasakan sivitas akademika serta masyarakat.